Arsip Bulanan: September 2011

Raimuti pulau kecil yang hampir ludes

Hari ini rencana kami matang untuk menikmati hari yang panas membakar kulit di pantai. Saya dan beberapa temanakan menghabiskan waktu dengan bersnorkeling dari arah Kwawi menuju Reef lampu mercusuar di tengah Teluk Sawaibu Manokwari. sesaat sebelum menceburkan diri ke air laut, tiba-tiba rencana kami batalkan dan target snorkeling kami beralih ke sebuah pulau kecil di kota ini. Pulau yang hanya dihuni beberapa pohon mangorve dan berpasir putih. Pulau yang luas daratannya hanya mencapai 200 m persegi dan terkadang dihuni hiu karang. Pulau Raimuti.

Pulau Raimuti boleh dikata masih berada di pusat kota. Berlokasi di bagian selatan kota tepatnya di daerah Arfai berhadapan dengan markas Tentara. yang menarik adalah jarak pulau dari daratan kurang lebih 50 meter . Artinya kami bisa berenang dari arah Arfai menuju pulau tanpa membutuhkan perahu. Jadi deh kami berlima (Max, Maros, usman dan Adi) berbalik arah dan menuju Arfai dengan menggunakan motor. Menggunakan kenadaran motor ke Arfai hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Pantai raimutih berpasir putih

Pantai Raimuti berpasir putih

Apa yang menarik di Pulau Raimuti?.

Pertama, saya yakin ada banyak penduduk Manokwari yang belum perna sampai di pulau terkecil di Manokwari ini. sebenarnya masih ada pulau yang lebih kecil tapi itu hanya merupakan pulau pasir dan hanya kelihatan saat air laut sedang surut. Jadi, anggap saja pulau terkecil di kota ini. mungkin anda termasuk salh duanya 🙂 jangan kan Raimuti, Pulau Lemon saja banyak yang belum mengunjungi . Anyway, memang banyak penduduk manokwari yang tidak suka jalan-jalan. apa lagi jalan ke pulau sepertinya kurang menarik, kalupun ada, mereka lebih uka kepantai Pasir Putih. Banyak juga warga yang tidak suka kepantai karena taku: takut karena tidak tau berengan. lebih parah lagi takut hitam ?

Mangrove di raimuti

Mangrove raimuti, mencoba melawan gelombang yang akan menghancurkan pulau

Kedua, yang ini hanya khusus untuk penikmat pantai, laut dan segalah macam tetekbengeknya. Pasir putih yang panjang menjorok kearah Arfai siap memanjakan anda. Betuknya akan berubah-ubah sesuai arah datanganya arus dan gelombang air laut. Sepertinya daerah pantai Arfai memiliki sumber air tawar, Lihat saja mangrove (mange-mange) yang banyak tumbuh di pantainya. Demikian juga di Pulau Raimuti ada beberapa mangove sejati yang tumbuh, mangrove ikutan ikut-ikutan tumbuh tepat dipusat pulau yang tidak terendam air laut kala air pasang. bahkan , ada 2 pohon jenis ketapang (Terminalia katappa) dengan ukuran raksasa berdiri kokoh meski sebagian akar-akarnya mulai bermunculan akibat abrasi.

vegetasi beberapa tumbuhan mangrove di raimuti

vegetasi beberapa tumbuhan mangrove di raimuti

Apa lagi ekosistem Pantai yang menarik ? ada tiga ekosistem penting di perairan pantai. Mangrove, Lamun dan Karang. all of them, bisa ditemukan di Pulau sepanggal Raimuti. Rasanya seperti sedang terbang di atas padang rummput ketika kami ber-snorkeling dari arah pantai berpasir putih itu. Hamparan rumput yang hijau dan berliuk-liuk bak ditiup angin. yah begitulah pemandangan bawah laut jika menemukan hamparan rumput hijau. Yah Lamun, makanan dugong,kura – kura dan beberapa hewal lainnya. Di lamun ini juga pertama kali saya menemukan moluska jenis Nudibranchia (Sea rabbit) yang sedang menempelkan telur-telurnya pada daun lamun. Dalam Snorkeling kami hari ini sempat terekam oleh penglihatan saya ada sekitar 4 jenis lamun . (C. rotundata, C.serrulata, H. penifolia dan Halophila sp.)

Mangrove dapat, lamun dapat . Sekarang bagian terbesar dari pulau ini adalah Terumbu karang Pulau ini ikelilingi terumbu karang tipe fringging reef (terumbu karang tepi) meski banyak retakan terumbu berupah bongkahan-bongkahan besar, secara umum, saya masih menilai bahwa karang di Raimuti bisa jadi yang terbaik dari semua daerah berkarang di Manokwari. warna-warni dengan berbagai jenis ikan dan hewas asosiasi karan glainnya siap memanjakan mata. lebih banya karang di Raimuti berjenis karang keras bercabang (coral branching) dengan sedikit soft coral (karang lunak). Ngomong-ngomong soal ikan, biasa juga ikan hiu karang bermain mencari mangsa ehhhh makan di pulau yang cantik ini.

Konon di Pulau Raimuti sudah beberapa kali ditemukan ikan paus yang terdampar. entah terdampar karena nyasar atau keburu kejepit celah karang yang membatasi daratan dan pulau  yang jelas kono, katanya, kabarnya dan sebagainya, setiap kali ikan paus muncul di sekitar perairan Manokwari termasuk Raimuti merupakan pertanda akan terjadinya susatu yang besar. percaya atau tidak? terserah anda. Yang jelas keberadaan pulau ini cukup memprihatinkan, sepertinya akan segera ludes terhantam ombak dan tertutup air laut 😦

semoga tulisan ini tidak embuat anda pergi sekeluarga, se RT bahkan se kelurahan untuk berkunjung ke Pulau Raimuti. Kotor dan kerusakan akibat pengunjung jadi taruhan .

Makan malam bersama di pulau raimuti dalam sebuah kesempatan tahun 2008

Makan malam bersama di pulau raimuti dalam sebuah kesempatan tahun 2008