Arsip Bulanan: Juli 2014

Brazil Maniak Bola, Papua Juga

Papua dan Piala Dunia

Saya perna mebaca catatan jalan-jalan seorang petualang Indonesia. Dalam catatannya, dia menggambarkan jika Brazil itu memiliki “Agama Bola” seluruh masyarakat Brazil mencintai dan bermain bola. Tak heran jika Negara itu menjadi Negara yang berhasil mengangkat trofi piala dunia terbanya hingga saat ini. Sayangnya di tahun 2014 dimana Brazil menjadi tuan rumah kandas meraih trofi setelah sempat berhasil masuk babak semifinal.

Terlepas dari itu semua, Brasil tetap menjadi sorotan dunia karena mampu berhasil menyelenggarakan iven dunia 4 tahunan tersebut. Di Indonesia banyak fans fanatic bola. Terutama bagi para maiak bola bagi klub asal daerah mereka. Sebut saja Suporter PERSIJA, PERSIB hingga PERSIPURA. Yang menjadi catatan saya adalah mungkin seluruh Indonesia bisa saja mengklaim diri sebagai pecinta bola namun yang lebih bahkan mendekati Negara dengan “agama bola” Brazil adalah Papua (Papua dan Papua Barat)

Di Papua, anak-anak kecil usia TK bisa memiliki klub favoritnya takhnya Persipura sebagai icon sepakbola Papua, mereka juga sudah menegal club luar negeri dan tentunya mereka suka bermain bola , di halaman rumah, lapangan mini hingga lapangan bola benaran. Dari pantai sampai pengunungan semua senagn bola dan pada Piala dunia kali ini sangat terasa . Sebulan sebelum Piala dunia berlangsung kita sudah menemukan berabagai bendera Negara peserta Piala Dunia berkibar di berbagai daerah. Baik di daerah pinggiran pun di kota. Masyarakat yang menggunakan kostum bola berada dimana-mana.

Puncak suasana pialan dunia dapat terlihat makin heboh sesaat sebuelum tim kesayangan mereka berlaga. Konvoi kendaraan disepanjang jalan poros kota , nonton bareng dan terakhir konvoi seharian dari tim pemenang. Belanda mungkin merupakan negara dengan suporteer yang paling banyak . negara lain yang memiliki supporter fanatic di Papua adalah Argentina, Brazil, Itali dan Jerman. Ini terlihat dari jumlah peserta konvoi, bendera dan kaos bola yang digunakan masyarakat di Papua.

Itulah Papua, Tak bisa lepas dari Bola

Iklan