Arsip Bulanan: Januari 2015

Pulang Kampung Part Kesekian

Haha, lupa juga ni sudah berapa kali pulang kampung setelah merantau hampir 20 tahun. Mungkin saya sedikit beruntung bisa pulkam rutin setiap tahun sejak 2010. Meski pulkam tanpa rekening gendut tapi setidaknya tidak ngutang tiket pergi dan pulang. Pikir-pikir, lucu juga. Begitulah perantau, jika orang lain sibuk menabung untuk liburan ke berbagai penjuru dunia yang disukai, maka itu saya rasa tidak terlalu berlaku bagi perantau seperti saya. Menabung adalah untuk pulkam. Itupun dalam setahun mungkin hanya bisa untuk beli tiket pesawat yang dipesan jauh-jauh hari sbelum keberangkatan biar harganya murah.

Perjalan kali ini cukup menegangkan . Bagaimana tidak, awalnya saya membeli tiket untuk terbang dari Manokwari-Makassar tanggal 28 Desember yang direncanakan terbang pukul 11:50 AM ternyata kami para penumpang sudah menunggu 3 jam dan belum ada kejelasan berangkat apa tidak. Seperti biasa sembari menunggu boarding, saya ngenet lewat HP plat merah saya dan menemukan berita di kompas.com tentang sebuah pesawat yang hilang kontak. Dialah si AirsAsia . berita ini pula yang berhasil meredam amarah penumpang pesawat yang kami akan tumpangi karena batal berangkat dengan alasan kerusakan pada mesin. Jadi dua penerbangan sekaligus batal berangkat hari itu. Saya bisa bayangkan bagaimana rusuhnya para penumpang yang jumlahnya sekitar 300 itu andai kata tidak ada berita pesawat yang hilang kontak. Saya yang semula tidak terlalu bernafsu terbang jadi cukup legah, dari awal saya sudah tidak niat merayakan tahun baru di Kampung karena sudah 3 tahun terakhir mengakhiri tahun di kampung halaman. Beruntungnya lagi kami diberi konpensasi karena menunggu lebih dari 4 jam dan batal pula. Sesegera saya mereschedule tiket saya ke tanggal 2. Bukan karena takut dengan berita hilangnya AirAsia ya. Baca lebih lanjut

Iklan