Arsip Bulanan: Juli 2015

Indahnya Keliling Kota Manokwari Dipagi Hari

IMG_20150710_055322

Serasa sedang melintas di Afrika melihat kabut memenuhi padang rumput di Amban.

Hari ini saya bagun cepat. Tidak seperti biasanya, saya sering bangun telat. Didahului matahari terbit akibat keseringan begadang tidak jelas. Kenapa pagi ini bisa bangun pagi? apa untungnya?. Saya harus ke airport dengan target harus berada di bandara sebelum jam 6:30 pagi.

Karena saya bangun lumayan cepat, saya pun masih punya waktu sedikit untuk menikmati segelas kopi hitam hasil dari stove moca express kopi. Kejutan bagi saya. Seperti yang sudah saya tulis diatas, sering telat bangun  dan kejutan pertama pagi ini adlah langit merah di ujung timur. Sembari menyesap kopi panas, saya terkagum-kagum dengan pemandangan dari balkon rumah yang menagumkan namun ternyata sering saya lewatkan. Yah saat ini sedang musim panas di Manokwari dan sudah beberapa minggu tidak ada hujan setetespun di tempat saya. Saat-saat seperti ini, sunset dan sunrise di Manokwari sangat indah.

Dulu ketika saya masih kuliah di UNIPA , Manokwari, saya paling sering berkemah di Pulau Lemon. dan di Pulau itu menurutku adalah tempat paling indah untuk menyaksikan matahari terbit. Matahari akan terbit diantara daratan Kota Manokwari dan Pulau Lemon. Matahari terangkat dari geris meridiem laut pasifik. Surga.

Tak butuh waktu lama untuk menghabiskan segelas kopi dan bergebas menuju bandara dengan motor . Tak sampai 1 km dari rumah, saya kembali dikejutkan dengan pemandangan indah yang belum perna saya temukan selama 18 tahun menjadi penduduk Manokwari. yah sebuah lahan kosong yang ditumbuhi rumput dan sejumlah pohon . Sering saya melintas ditempat ini. Kejutannya adalah saat saya melintas lokasi ini diselimuti kabut pagi. Indah, Sejuk. rasanya saya sedang melintas di Afrika diwaktu pagi .

IMG_20150710_061536_HDR

Tampak jelas pengunung Arfak dari Bandara Rendani

Karena masih pagi, jalan ke bandara sangat sepih. Saya bisa melaju mulus tanpa lampu merah, tanpa kesembrautan ojek dan angkot dengan pandangan bebas hambatan ke Pegunungan Arfak . yang sering tertutup kabut.

Kembali dari bandara, matahari sedang merangkak naik. Sinarnya tidak kalah dari matahari terbenam. Kejutannya adalah, karena kota Manokwari cenderung menghadap ke arah barat dan selatan maka, sunset di Manokwari tidak terlalu indah. Waktu tenggelam lebih cepat karena matahari akan hilang dibalik pengunungan . Sementara saat terbit, Matahari muncul dari balik air laut. yah lautan Pasifik.

IMG_20150710_062354

Sunrise beranjak naik di lautan Parifik

Terlepas dari beberapa kekurangan yang melekat pada Kota Manokwari terutama manajemen samapah kota, Kota ini tetap sangat menarik bagi saya. Jika selama ini saya hanya mengagumi aksesbilitas, laut, gunung dan pantainya, kini bertambah lagi pesona Manokwari yang mebuat saya semakin betah di Kota ini, Kota buah-buahan. Kota Manokwari.

Iklan