Arsip Bulanan: September 2015

Tempat Ngopi di Manokwari

Travelers biasanya suka nongkrong jika off dari rutinitas jalan-jalannya. Tempat makan-makan, minum-minum sering jadi bagian dari jalan – jalan itu sendiri. WIsatawan asing lebih suka ngebir, Kalo kita orang indonesia ada budaya minum kopi meski sadar budaya itu telah bergeser dan malah bergeser ke negara-negara bukan penghasil kopi. salah satu penyebabnya mungkin karena kurannya prasarana kopi itu sendiri. Kopi banyak keluar negara atau kesedot sama kapitalis kopi dunia dan dijual dengan harga yang tidak terjangkau. Jadinya budaya minum kopi enak itu jadi sulit dan hanya jadi pilihan bagi orang2 tertentu. Kopi sobek lah jadi pilihan.

Beberapa daerah sudah kembali memunculkan budayangopi. Konsepnya sih bukan sekedar warkop lagi tapi cafe modern. Di Manokwari sendiri sudah ada beberapa tempat ngopi. Di daerah Wosi setidaknya ada 3 tempat ngopi. Satu di daerah Rendani dan dua di pusat keramaian Wosi. Di daerah kota juga ada satu kedai kopi dekat Pelabuhan.

Tidak ketinggalan saya yg bergabung dengan beberapa kawan mendirikan kedai kopi.kami beri nama Pondok Kopi Matoa. Konsepnya mirip pondok, terbuka dan jauh dari keramaian. Pondok Kopi ini juga yang menyebabkan acara jalan-jalan saya kurangi :).

Berada di Puncak Gunung Amban menjadikan tempat ini relatif sejuk. Pilihan kopi pun kami siapkan kopi wamena premium jenis arabika baliem dan arabika moenamani dari Nabire. Untuk melengkapi jenis kopi kami tambahkan satu jenis kopi dari toraja jenis Conuga Pangala. Jenis kopi ini lebih dikenal dgn kopi sapan.

Jadi buat anda yg tertarik ngopi ngopi saat berkunjung di Kota Manokwari, sulahkan berkunjung ke tempat kami atau kedai kopi yg sudah saya sebutkan tadi diatas.

 

Iklan