Arsip Bulanan: Februari 2016

Wisata Sungai Di Sorong Selatan

sembra 1.jpg

Tak banyak yang menenal Sorong Selatan (Sorsel). Jumlah pengunjung kabupaten yang dimekarkan dari Kabupaten SorongĀ  10 tahun lalu itu juga tidak signifikan. Meski tidak ada data yang jelas, tapi saya bisa menyimpulkannya dari segi akomodasi hotel yang tersedia di Ibukota Kabupaten Teminabuan. Hingga tahun ini, nyaris hanya 2 hotel yang beroperasi di Teminabuan. Satu milik swasta dan satunya milik pemerintah daerah. Hotel milik swasta pun kondisinya tidak begitu bagus. Meski tidak bagus, harganya selangit . Berbeda dengan Raja Ampat yang seumuran dengan Sorsel. Jelas, wisatawan yang masuk ke Raja Ampat jumlahnya meningkat dari waktu ke waktu. fasilitas pun semakin memadai.

Memang Sorsel tidak seindah dari Raja Ampat. Akan tetapi, tetap saja ada hal menarik dari kabupaten dengan jumlah penduduk sekitar 60 ribu jiwa itu. Teminabuan sendiri misalnya sudah menarik perhatian pemerintah Kolonial Belanda yang pada masa kolonialisme sudah membangun sistem pemerintahan disana. Sampai hari ini, kita masih bisa menemukan bangunan milik Belanda yang berdiri kokoh dengan teratur di tengah-tengah kota Teminabuan. Ada gula, ada semut. jika pemerintah belanda saja membangun sistem pemerintahan disana, maka tentu ada alasan dibalik itu, entah dari sudut lokasi strategis pertahanan keamanan maupun dari segi penguasaan sumberdaya alam. Terlepas dari itu semua, saya senang menjelajahi sungai-sungai yang ada di Sorong Selatan. Baca lebih lanjut

Iklan